[SERIES] Love In Autumn (Part. 4)

Love In Autumn04

Author : Rizki Ngudyana
Tittle: Love in Autumn Part. 4
Length : Series
Main cast :
– Cho Kyuhyun
– Choi Sooyoung
Other cast : Find By Yourself-
Genre : Romance, Conflict, Friendship
Rating : General
Disclaimer : This Fanfiction PURE mine!

Happy Reading ….. ^^

***

“Nona Choi, ada yang mengirimimu sebuket bunga tadi” Jung ahjumma memberikan sebuket mawar putih itu pada Sooyoung

 

“Dari siapa ahjumma?” tanya Sooyoung sambil membawa sebuket bunga yang diberikan Jung ahjumma

 

“Molla”

 

“Ada suratnya. Biar kubaca” kata Kyuhyun

 

Kyuhyun pun mengambil surat itu dan membacanya.

***

     Press conferensi untuk debut Kyuhyun dimulai hari ini. Ia melangkahkan kaki nya melewati lorong-lorong menuju ruang press conferensi. Banyak pikiran melayang di otak Kyuhyun. Ia masih memikirkan siapa yang mengirimkan sebuket bunga dan surat itu minggu lalu. Walaupun Sooyoung sudah melarangnya untuk tidak mengurusi tentang itu lagi, Kyuhyun tetap namja yang keras kepala. Kemarin, Tiffany uisa menelfon Kyuhyun bahwa Sooyoung akan mendapatkan donor mata nya. Ini adalah waktu tercepat untuk mendapatkan donor mata menurut Tiffany. Hanya dalam waktu seminggu, bank mata sudah menyiapkan donor mata yang cocok untuk Sooyoung dan donor mata itu akan datang minggu depan. 2 hal itulah yang membuat Kyuhyun sedikit tak tenang hari ini. Perasaan bahagia dan penasaran nya mengganggu pikirannya.

 

“Kau siap?” tanya Kangin, panitia press conferensi itu pada Kyuhyun

 

“Ne, hyung. Fighting!” Kyuhyun harus profesional. Ia melangkahkan kaki nya naik ke panggung press conferensi

 

Ckrik! Ckrik!

 

Blitz camera DSLR tak henti-henti nya menangkap gambar. Bisik-bisikan para wartawan juga memenuhi ruangan itu. Kyuhyun menarik nafas dalam-dalam dan menyunggingkan senyumannya pada seluruh awak media yang ada disana.

 

“Dimohon tenang untuk semuanya. Press Conferensi Cho Kyuhyun dimulai” seru Kangin

 

“Ekhem” Kyuhyun berdehem kecil dan mengambil mikrofon di atas meja di depannya. “Selama Siang semuanya”

 

“Siaannggg..”

 

“Cho Kyuhyun imnida, senang bertemu kalian semua. Ehm, pertama-tama, aku mengucapkan terimakasih pada kalian semua yang sudah datang untuk meliput. Terimakasih juga pada semua yang sudah mendengarkan, membeli dan menyukai album debutku” kata Kyuhyun basa-basi

 

Setelah Kyuhyun berbasa-basi dan menyapa seluruh awak media serta penonton, sesi pertanyaan dari wartawan pun dibuka.

 

“Annyeong, Kyuhyun ssi. Aku wartawan dari majalah ‘xxx’, aku ingin bertanya mungkin juga bisa mewakili yang lain. Tolong ceritakan bagaimana kau memutuskan untuk mengikuti audisi dan diterima di agensi ini. Kamsa~”

 

Kyuhyun menjawab dengan senyum yang terus mengembang, “Aku tidak mengikuti audisi di agensi ini. Aku dipilih langsung oleh sang pemilik agensi, Lee sajangnim. Waktu itu aku sedang menyanyi di jalanan bersama teman-temanku. Aku menyanyi di jalanan awalnya hanya karena aku dan sahabatku yang bernama Minho suka bermain alat musik dan bernyanyi. Tapi usaha kami itu ternyata membuahkan hasil. Kami bisa dapat uang juga dari hasil itu, kkk~. Walaupun aku makan dan hidup dengan baik, setidaknya itu juga bisa membantu ahjussi dan ahjumma yang sejak kecil merawatku. Berawal dari keisengan ku dengan Minho, akhirnya bisa jadi membawa berkah kkk~” jelas Kyuhyun panjang lebar.

 

“Lalu, dimana kedua orang tuamu jika kau tinggal dengan ahjussi dan ahjumma mu?” tanya wartawan lain.

 

“Oh, haruskah kujawab? Ibuku sudah lama meninggal dan ayahku …” Kyuhyun menghentikan bicara nya dan membuat para wartawan terdiam menunggu jawabannya. “Ada pertanyaan lain?” sanggah Kyuhyun cepat.

 

“Aku mau bertanya seputar albummu Kyuhyun ssi” tanya seorang wartawan, “Kudengar, kau membuat sendiri lagu utama di album debutmu itu. Benarkah? Apa ada yang menginspirasimu? Pacar, sahabat atau mungkin eomma?”

 

“Oh itu, ne itu benar aku membuatnya sendiri. Terinspirasi? Emm.. Mungkin aku terinspirasi dari eomma saja” jawab Kyuhyun walau sebenarnya lagu itu juga terinspirasi dari kekasihnya, Sooyoung. Jika ia berkata bahwa lagu itu terinspirasi juga dari Sooyoung, habislah dia. Baru pertama debut sudah membuat scandal.

 

***

 

Sooyoung ditemani Yoona menonton acara press conferensi pertama Kyuhyun. Terkadang mereka berdua tertawa mendengar perkataan lucu Kyuhyun. Hanya Yoona yang bisa melihat sementara Sooyoung hanya tertawa mendengarnya.

 

“Polos sekali namjachingu mu itu Sooyoung ah, hahaha” tawa Yoona meledek Sooyoung

 

“Cish, Yoona ah!” cibir Sooyoung

 

“Nona Im, Nona Choi, makan malam sudah siap” kata Jung ahjumma

 

“Ne ahjumma, nanti kita akan ke meja makan setelah acara ini selesai“ jawab Yoona yang pandangannya tak lepas dari acara itu

 

“Hmm, arraseo nona” Jung ahjumma pun pergi meninggalkan Sooyoung dan Yoona yang masih asyik di depan televisi

 

“Yoona ah, aku ingin bertanya” kata Sooyoung

 

“Hmm, apa saja” Yoona mengambil toples snack yang ada di atas meja sambil menganggukkan kepala

 

“Bagaimana kabar oppa mu? Apa ia tidak mengeluh mengurusi kantor appa ku?” tanya Sooyoung dan Yoona menghentikan aktifitasnya.

 

“Hmm..” Yoona tampak sedang berfikir, “Yaa~ Yoon Gi oppa pernah bilang jika ia sedikit lelah, tapi ia suka dengan pekerjaannya. Itu saja” jawab Yoona jujur

 

“Oh, baguslah. Aku ingin segera melihat. Agar tidak merepotkan semua orang lagi” kata Sooyoung lirih

 

“Yaa~ Sooyoung ah, siapa yang kau buat repot? Tidak ada, dengan senang hati oppa ku membantu Choi Corp. Walaupun appa sekarang juga mau tidak mau menghandel Im Corp tanpa bantuan oppa ku, mereka tak pernah mengeluh” cerita Yoona dan seketika senyum Sooyoung mengembang

 

***

 

“Hyung, besok ada kontrak apa saja?” tanya Kyuhyun setelah press conferensi nya berakhir.

 

“Promosi album jam 8 pagi sampai jam 9 pagi, lalu dilanjutkan syuting CF pertama mu jam 11 siang. Jam 5 sore kau harus bersiap untuk acara di televisi jam 6 sore” namja bernama Lee Donghae, selaku manager Kyuhyun itu memberitahukan jadwal Kyuhyun untuk besok. Ia membolak-balik kertas yang di bawa nya sambil sesekali menaik-turunkan kacamata nya.

 

“CF apa hyung?” tanya Kyuhyun lagi

 

“CF Baju Couple Kyu ah, dan pasanganmu nanti.. Ah! Park Shin Hye!” seru Donghae

 

“MWO?! Couple?!” teriak Kyuhyun tak percaya sampai membuat Donghae terkejut

 

“Hei kau! Biasa saja, ini baru pertama mendapatkan CF seperti itu. Kau harus bersikap profesional bodoh!” Donghae menjitak kepala Kyuhyun dan membuat si empunya meringis kesakitan.

 

“Yaa.. Appo hyung” Kyuhyun mengelus kepala nya yang dijitak Donghae tadi.

 

Keesokkan hari nya..

Dddrrtt.. Dddrrttt..

 

“Emm.. Yobose-”

 

“Selamat Pagi nona Choi”

 

“Eoh? Nuguseyo?”

 

“Yaaa~ kau belum bangun? Ini aku, Kyuhyun. Namjachingu mu yang paling tampan kkk~”

 

“Oppa? Aaahh.. mianhae hooamm~”

 

“Yaaaa~ bangun sayang. Ini sudah pagi. Hari ini aku akan sibuk sekali, maaf jika tidak memberi kabar ne? Cepat mandi dan sarapan”

 

“Ne tuan Cho, aku sudah bangun. Oh? Arraseo, gwaenchana. Kau juga jangan lupa sarapan”

 

“Baiklah, saranghae sayang. Kututup ne?”

 

“Hmm, nado saranghae”

 

Sooyoung menutup telfonnya dengan Kyuhyun dan mengucek matanya. Masih sama. Gelap. Tidak apa-apa Sooyoung. Semangat~!

 

“Nona Choi, sarapannya sudah siap” Jung ahjumma mengetuk pintu kamar Sooyoung yang masih tertutup

 

“Ne ahjumma aku sudah bangun” Sooyoung merengganggkan otot” nya dan bergerak mencari tongkat nya. Ia berdiri dan meraba-raba dinding kamar lalu membuka pintu kamarnya.

 

***

 

“Cho Kyuhyun? Artis baru itu?” seru seorang yeoja berparas cantik pada managernya.

 

“Ne, Shin Hye ah, kau berpasangan dengannya nanti. CF ini untuk produk musim dingin yang diluncurkan minggu depan” jelas manager Shin Hye

 

“Hmm.. aku setuju saja. Dia artis baru yang tampan. Aku yakin semua akan iri padaku jika CF ini nanti keluar kkk~” cengir hin Hye disambut gelengan kepala dari managernya.

 

“Ingat, kau punya Lee Minho” kata manager Shinhye

 

“Ya.. yaa.. aku tahu itu” Shinhye memutar bola mata nya malas ketika manager nya menyebut nama itu.

 

“Ini sudah jam 9, mana artis baru itu?” tanya Shinhye tidak sabaran.

 

“Katanya ia sudah ada di lobby menuju kemari” Shinhye manggut-manggut mendengar perkataan managernya.

 

“Nah itu dia!” seru manager Shinhye. Shinhye pun menengok ke arah pintu masuk dan ia melongo. Entah karena terkejut atau terpana melihat pesona Kyuhyun yang sekarang tengah memakai kemeja dan celana hitam, serta rambutnya yang berponi disisir kebelakang membentuk jambul.

 

“Eh.. Oh.. I.. Itu.. Cho Kyuhyun?” tanya Shinhye terbata

 

“Ne, kau fikir siapa lagi?” manager Shinhye itu memutar bolamata nya malas melihat tingkah Shinhye yang mulai terpana melihat sosok Cho Kyuhyun.

 

“Annyeonghaseyo , maaf terlambat” sapa Kyuhyun pada crew juga pada Shinhye

 

“Annyeonghaseyo, Kyuhyun ssi. Ne gwaenchana. Kami juga baru mempersiapkan kamera dan yang lainnya. Oh iya, ini Park Shin Hye yang akan menjadi pasangan mu nanti” sutradara itu memperkenalkan Kyuhyun pada Shinhye.

 

“Annyeong, Cho Kyuhyun imnida. Senang bertemu anda” sapa Kyuhyun sopan dan memberikan senyum manisnya yang semakin membuat Shinhye terpana.

 

“Oh, Annyeong Kyuhyun ssi. Senang berkenalan denganmu juga” jawab Shinhye sambil membungkukkan badannya bersamaan dengan Kyuhyun. ‘Tampaann..’ batin Shinhye sambil terus memandangi wajah Kyuhyun.

 

“Eumh, mianhae. Apa ada yang salah denganku?” tanya Kyuhyun yang langsung membuyarkan lamunan Shinhye

 

“Oh, ah.. a.. aku.. tidak tidak hehe” jawab Shinhye malu

 

“Cho Kyuhyun, Park Shin Hye, segera ganti baju kalian!” seru sutradara

 

“Arraseo sajangnim!”

 

***

 

“Sooyoung ah, ada kiriman bunga lagi untukmu” Yoona membawa sebuket bunga yang diletakkannya di atas meja di depan Sooyoung.

 

“Mwo?!” seru Sooyoung terkejut. “Apa ada suratnya lagi?” tanya Sooyoung takut-takut.

 

Yoona mengangguk dan membuka isi suratnya. Yoona mengernyitkan dahi nya, karena surat itu adalah surat yang isi nya sama dengan yang dibuka Kyuhyun beberapa hari yang lalu.

 

“Apa isinya?” tanya Sooyoung penasaran.

 

“Sama” Yoona menjawab dengan ekspresi datar.

 

‘SOOYOUNG AH, BE MINE?’

 

Begitu isi suratnya. Ditulis di kertas warna putih dengan spidol warna merah. Sungguh misterius. Awalnya Yoona menduga jika itu pasti Kris, tapi Kyuhyun dan Sooyoung melarangnya untuk berprasangka.

 

“Sudah jangan dipikirkan lagi” Yoona mengelus punggung Sooyoung lembut. “Kau fikirkan tentang operasimu saja sekarang. Fany uisa menelfon kerumah tadi. Ia bilang kapan kau mau di operasi? Karena tadi ia tidak bisa menghubungi Kyuhyun” lanjut Yoona.

 

“Eoh?” Sooyoung menaruh dagu nya pada tongkat yang ia pegang. “Entahlah Yoong, tiba-tiba aku merasa takut untuk di operasi” Sooyoung menampilkan ekspresi cemberutnya.

 

“Ayolah soo, tak ada yang harus di takutkan. Fikirkan apa yang akan terjadi setelahnya. Arra?” Yoona memberi semangat pada sepupu nya yang mulai putus asa itu.

 

“Kita tunggu waktu luang Kyuhyun oppa saja eoh? Minggu-minggu ini ia sangat sibuk” pinta Sooyoung

 

“Heii.. kesibukan Kyuhyun jangan jadikan alasanmu agar tidak cepat-cepat untuk operasi eoh? Dasar! Kau fikir aku tidak tahu hmm?” Yoona menyunggingkan smirk mengerikannya

 

“Ah, kena! Kkk~ baiklah minggu depan saja. Tolong bilang Fany uisa dan Kyuhyun oppa ne?” cengir Sooyoung

 

“Siap nona Choi! Kkk~”

 

***

 

“Kenapa acara kita bisa sama eoh? Aku host di acara itu Kyuhyun ssi! Waah~ kenapa managerku tidak memberitahuku kalau aku akan mewawancaraimu? Cish dasar~” cibir Shinhye saat ia dan Kyuhyun telah menyelesaikan pemotretan hari pertama.

 

“Eh jinjja kau host nya? Waahh~ kkk~” Kyuhyun tersenyum menanggapi Shinhye.

 

“Kita bisa berangkat sama-sama!” tawar Shinhye

 

Tapi dengan halus Kyuhyun menolak. Ia tetap ingin menjaga reputasinya sebagai artis baru. Ia tidak ingin terlibat scandal, “Mianhae Shinhye ah, aku berangkat dengan managerku. Kasihan dia nanti. Jeongmal mianhae”

 

‘Aiishh.. kenapa kau menolaknya hmm? Gagal kesempatanku berangkat bersama dan memandangi wajahmu itu!’ pikir Shinhye kesal

 

“Gwaenchana” jawab Shinhye singkat sambil membereskan peralatannya.

 

“Kau marah padaku?” tanya Kyuhyun halus

 

“Aniyo, lebih baik kau juga harus bersiap untuk syuting di stasiun TV nanti” pesan Shinhye. Sebenarnya ia merasa kecewa tapi juga senang karena Kyuhyun bertanya apa ia marah atau tidak.

 

“Eumm.. arraseo, sampa bertemu lagi nanti” pamit Kyuhyun dan Shinhye mengangguk mengiyakan.

 

“Hoi Kyu!” panngil Donghae

 

“ne hyung, waeyo?” Kyuhyun meneguk sebotol air minumnya setelah ia bercakap denga Shinhye yang sudah pergi meninggalkan studio duluan.

 

“Tadi ada telfon dari Fany uisa, karena aku meninggalkan handphone mu saat ke kamar mandi, jadi tidak kuangkat. Nah, tadi ada yang menelfon lagi. Yoona namanya” jelas Donghae

 

“Yoona? Ada apa?” Kyuhyun mengerutkan dahi nya sambil menutup botol air minumnya.

 

“Katanya, yeojachingu mu yang bernama Sooyoung itu akan di operasi minggu depan” Kyuhyun terbelalak dan menyungginggkan senyumnya.

 

“Jinjja?? Jinjja?? Hwaaa~ Hyung!” tanpa sadar Kyuhyun memeluk Donghae erat dan Donghae berusaha melepaskannya karena malu dilihat banyak crew.

 

“Kau gila memelukku di tempat umum hah?! Sudah, masih ada sisa 2 jam, kau dipanggil Lee sajangnim secara langsung di kantor agensi. cepatlah”

 

“Ige mwoya?” tanya Kyuhyun sementara Donghae menaikkan bahu nya tanda ia tidak tahu.

 

@LSM Ent.

 

“Masuklah Kyuhyun ssi” seru sebuah suara dari dalam ruangan Lee sajangnim

 

“Ne, sajangnim” Kyuhyun masuk dan memberi salam pada sajangnim, “Annyeonghaseyo sajangnim. Ada apa?”

 

“Duduklah, Kyuhyun ssi. Aku tahu kau sehabis menyelesaikan beberapa kontrak kerja mu belakangan ini. Bagaimana rasanya berdiri diatas panggung beberapa hari yang lalu hm? Apa mereka menyukaimu?” Tanya Lee sajangnim saat Kyuhyun duduk di hadapannya

 

“Aku sedikit gugup waktu itu, tapi aku bisa mengatasinya sajangnim. Yah, aku rasa mereka menyukaiku kkk~” cengir Kyuhyun

 

“Baguslah kalau begitu. Mm.. sebenarnya berat mengatakan ini, tapi.. Apa Choi Sooyoung, gadis buta yang kutemui tempo hari adalah yeojachingu mu?” tanya Lee sajangnim yang mungkin jika kita yang memberi pendapat, itu disebut pertanyaan frontal.

 

“Eoh? Kenapa sajangnim bertanya begitu?” tanya Kyuhyun bingung

 

“Ehm” Lee sajangnim sedikit berdehem dan melanjutkan pembicaraannya, “Kau tahu jika kau mulai terkenal belakangan ini? Lagu mu sukses menduduki peringkat pertama di semua chart? Aku ingin sesuatu dari kau dan Sooyoung, Kyuhyun ah”

 

“Sesuatu? Apa sajangnim?” Kyuhyun merasakan hawa tidak enak di ruangan ini sekarang

 

“Putuskan Choi Sooyoung secepatnya”

 

“MWO?!” teriak Kyuhyun terkejut. Untung saja ini ruangan kedap suara. Jika tidak, para staff pasti akan mendengar teriakan Kyuhyun itu.

 

“Waeyo sajangnim? Aku berjanji publik tak akan tahu tentang hubunganku dengan Sooyoung. Aku janji, aku jamin itu takkan terjadi. Kumohon biarkan aku tetap bersama Sooyoung” pinta Kyuhyun memelas

 

“Andwae Kyuhyun ah. Lambat laun publik pasti akan tahu ini. Apalagi..” Lee sajangnim sedikit memberi jeda pada perkataannya, “Dia buta Kyuhyun ah”

 

Merasa bagaikan dihantam ribuan jarum jahit yang menusuk dadanya. Seketika Kyuhyun melemas. Ia tidak ingin putus dengan Sooyoung bagaimanapun caranya.

 

“Kumohon sajangnim. Sebentar lagi ia akan bisa melihat lagi. Minggu depan ia akan menjalani operasi mata” Kyuhyun terus memohon tapi Lee sajangnim hanya menyilangkan kedua tangannya diatas dada.

 

“Tetap tidak bisa. Scandal akan mempengaruhi karirmu Kyuhyun ah, apalagi kau baru memulainya. Kuberi kau waktu sampai operasi Choi Sooyoung selesai. Kau harus menerima kenyataan. Karir atau Cinta?” Kyuhyun makin memanas sekarang. Ia bungkam dan tidak tahu harus berkata apalagi. Ingin rasanya ia menangis, eh apa? Kau namja Kyuhyun ah! Jangan menangis!

 

***

 

Kyuhyun keluar dari ruangan Lee sajangnim dan kembali menemui Donghae yang setia menunggu nya diluar sambil memainkan tablet nya.

 

“Sudah selesai? Kajja kita berangkat” ajak Donghae sambil menutup tabletnya, “Jessica merindukanku kau tahu? Kkk~ aku baru saja chat dengannya”

 

Kyuhyun hanya menyunggingkan ‘fake smile’ nya saat Donghae bercerita tentang yeojachingunya yang bernama Jessica itu. Kenapa kebahagiaan itu tidak bisa didapatkan oleh semua orang?

 

Kyuhyun masuk ke dalam mobil dan memejamkan matanya. Ia memijat pelipisnya pelan membuat Donghae heran melihatnya.

 

“Kau kenapa hmm? Apa yang Lee sajangnim katakan padamu tadi?” tanya Donghae halus

 

“Aku lelah hyung. Beritahu aku jika sudah sampai” Kyuhyun terus memijat pelipisnya dengan banyak fikiran yang terus menghantui kepalanya. Mana mungkin ia putus dengan Sooyoung, Tuhann?

 

Beberapa menit kemudian..

 

“Annyeong Cho Kyuhyun ssi! Kita bertemu lagi eoh? Kkk~” sambut Shinhye sambil merangkul lengan Kyuhyun tapi Kyuhyun hanya memberikan senyum tipisnya

 

“Kau sakit Kyuhyun ssi?” tanya Shinhye dengan nada khawatir. “Wajahmu pucat” lanjutnya

 

“Nan gwaenchana~ berapa lama lagi kita on air?” tanya Kyuhyun malas

 

“30 Menit lagi, bersiaplah. Kau mau teh hangat? Biar aku pesankan” tawar Shinhye

 

“Aniyo, aniyo, nan gwaenchana Shinhye ssi” Kyuhyun berjalan meninggalkan Shinhye diikuti Donghae

 

‘I’ll get you Cho Kyuhyun! Let’s see’ batin Shinhye sambil menyunggingkan smirknya

 

***

 

Pagi yang cerah sebelum memasuki musim dingin. Sooyoung tengah bersiap-siap untuk masuk ruang operasi hari ini. Ia berkali-kali menghela nafas panjang dan Yoona tak henti-hentinya menenangkan dan memberi semangat pada Sooyoung. Hari ini Kyuhyun kebetulan free. Hanya promosi album yang menurutnya ‘gampang’. Jadi ia bisa menemani Sooyoung hari ini.

 

“Oppaa, yeojachingumu gugup” kata Yoona sambil memegang bahu Sooyoung

 

“Eoh? A.. A.. Aniyo” jawab Sooyoung terbata

 

Kyuhyun menarik lengan Sooyoung dan merengkuhnya di dalam pelukan. Kyuhyun memeluk Sooyoung erat, membelai rambutnya dan mencium puncak kepalanya. ‘Mungkin ini pelukan terakhir dariku sayang’ batin Kyuhyun sedih.

 

“Oppa.. ige mwoya? Kau tidak biasanya seperti ini. Kau malah semakin membuatku takut” kata Sooyoung di sela-sela pelukannya

 

“Eoh? Mianhae chagi, masuklah. Aku dan Yoona akan menunggumu disini. Fighting ne?” Kyuhyun melepaskan pelukannya dan menangkup pipi Sooyoung.

 

Sooyoung pun tersenyum, “Gomawo oppa. Sebentar lagi aku akan bisa melihat. Kkk~” Sooyoung masuk ke dalam ruang operasi dibantu oleh suster yang ada disana.

 

Lama Yoona dan Kyuhyun menunggu. Sesekali Kyuhyun mendapat panggilan promosi album. Ia berangkat dan kembali lagi menuju rumah sakit.

 

Krek!

 

“Ah uisa!” seru Yoona dan Kyuhyun bersamaan. “Eottokhae?”

 

“Operasinya berhasil! Chukkae~” kata Fany uisa senang

 

“Haahh jinjja?” dengus Kyuhyun dan Yoona gembira. “Oh Tuhaann~ Terimakasih. Syukurlaah~” Kyuhyun dan Sooyoung saling berpelukan, saling menyalurkan rasa gembira mereka.

 

“Perbannya akan dilepas 3 hari lagi, Sooyoung juga harus mengikuti terapi untuk menyesuaikan diri dengan mata nya” jelas Fany uisa

 

“Arraseo uisa, gomawo” Kyuhyun dan Yoona bergantian membungkukkan badan mereka pada uisa.

 

“Baiklah aku pergi dulu, kalian bisa menemui Sooyoung saat ia sudah dipindahkan ke kamar pasien. Oh iya, untuk administrasi, silahkan ke kasir ne? Annyeong~” pamit Fany uisa

 

“Aku bayar administrasinya dulu Yoong” Yoona mengangguk mengiyakan dan melihat Sooyoung dipindahkan ke kamar pasien.

 

3 hari kemudian..

 

Tok! Tok!

 

“Eungghh.. Oh, Fany uisa! Mianhae aku..”

 

“Ahaha, selamat pagi Kyuhyun ssi, tidurmu nyenyak?” tanya Fany uisa memotong perkataan Kyuhyun

 

“Ehehe, tidak juga” Kyuhyun menggaruk tengkuknya yang tidak gatal

 

“Ah begitu, hari ini aku akan melepas perban Sooyoung, bisa kau bangunkan?” Kyuhyun pun mengangguk mengiyakan

 

“Sooyoung ah, sayang.. Kajja bangun. Ada Fany uisa disini” Kyuhyun menepuk lengan Sooyoung pelan dan setengah berbisik membangunkannya.

 

“Eungghh.. jinjjaahh?” Sooyoung merenggangkan otot nya sebentar dan dibantu Kyuhyun untuk duduk.

 

“Kau siap Sooyoung ah? Aku akan melepas perbanmu hari ini” kata Fany uisa dengan senyumnya yang terus mengembang

 

“Ehm, ne uisangnim” jawab Sooyoung

 

Perlahan, Fany uisa dibantu suster nya membuka perban mata Sooyoung. Kyuhyun terus menggenggam tangan Sooyoung, menyalurkan keberanian untuk yeoja yang disayanginya itu. Ketika balutan terakhir dibuka, Kyuhyun merasa deg-deg an karena ia takut Sooyoung memberi reaksi jelek atau apalah yang membuat Kyuhyun tak enak.

 

“Selesai” ucap Fany uisa, “Buka matamu perlahan Sooyoung ah”

 

Sooyoung pun membuka matanya perlahan, kemudian menutupnya lagi. Ia masih belum bisa menerima beberapa cahaya yang masuk melalui mata baru nya. Maklum selama ini, jika ia membuka mata, kegelapan yang menyerbunya.

 

“Gwaenchana Sooyoung ah, lama kelamaan kau pasti bisa menyesuaikannya. Kau juga akan menerima terapi” jelas Fany uisa dan Sooyoung pun mencoba nya lagi.

 

“Kajja sayang, pelan-pelan” Kyuhyun terus menggenggam tangan Sooyoung dan memberikan kata-kata perhatian yang membuat Sooyoung semangat.

 

Pelan tapi pasti, Sooyoung mulai membuka matanya lagi dan kali ini matanya sudah terbuka sempurna setelah sedikit-sedikit menyesuaikan cahaya yang masuk. Ia mengerjapkan matanya perlahan dan melihat sekeliling.

 

“Akh..” ringis Sooyoung sambil memegang kepalanya

 

“Gwaenchana, kau merasa pusing?” tanya Fany uisa dan Sooyoung mengangguk mengiyakan.

 

Sooyoung mencoba membuka matanya lagi, pertama ia melihat tangan nya sendiri. Kemudian melihat tangan seseorang yang tengah menggenggam tangannya. Dengan sedikit menyipitkan mata, Sooyoung melihat siaa yang menggenggam tangannya. Sedikit kabur tapi Sooyoung mencoba melihat dengan jelas.

 

“Annyeong sayang~” Kyuhyun tersenyum menyapa Sooyoung yang tengah menghadapnya.

 

“Apa kau Kyuhyun oppa?” tanya Sooyoung masih menyipitkan matanya

 

“Bukan” jawab Kyuhyun jahil

 

“Jinjja?” tanya Sooyoung sedangkan Fany uisa cekikikan melihatnya

 

“Ne, aku bukan Kyuhyun. Aku Cho Kyuhyun” kata Kyuhyun akhirnya

 

“Ah.. begitu.. Eh? Mwo?! Kau mengerjaiku!” pekik Sooyoung membuat Fany uisa dan Kyuhyun tertawa.

 

“Baiklah, kau mulai terapi pukul 3 sore ne Youngie, sekarang sesuaikan dulu mata mu. Arrachi? Aku pamit nde, annyeong” Fany uisa pun meninggalkan Kyuhyun dan Sooyoung berdua. Canggung pun menyelimuti mereka.

 

“Eungg.. Kyuhyun oppa ya?”

 

“Ne, ige mwoya? Kau tak percaya jika ini aku namjachingumu selama 2 tahun belakangan? Hmm.. aku tampan kan?” kata Kyuhyun menggoda Sooyoung.

 

“Cish, dasar. Tapi ku akui kau memang tampan” Sooyoung tersenyum sambil terus memandangi Kyuhyun.

 

‘Jadi ini Kyuhyun oppa? Tuhan terimakasih atas berkahmu’ batin Sooyoung senang

 

“Sudah kuduga aku memang tampan. Kau harus bersyukur hmm? Hahaha~” tawa Kyuhyun sambil mengacak rambut Sooyoung

 

“Ne, aku bersyukur. Terimakasih Tuhan, aku tidak salah memilih namja. Perhatian, baik, ramah, sopan, romantis, humoris yang kurasakan saat buta dulu. Ditambah dia tampan saat aku diberi penglihatan lagi sekarang” kata Sooyoung membuat Kyuhyun tersenyum mendengarnya

 

‘Kau tahu? Aku sangat mencintaimu. Tidak peduli kau buta atau bisa melihat, aku tidak rela harus pisah denganmu. Tapi aku bisa apa? Bisakah Tuhan memberikan kebahagiaan untuk kami lagi?’ batin Kyuhyun dengan matanya yang berkaca-kaca.

 

“Boleh aku pegang wajahmu?” tanya Sooyoung, “Pandanganku masih belum sempurna rupanya” Kyuhyun mengangguk dan mendekatkan wajahnya ke depan Sooyoung. Sooyoung menyentuhnya sambil tersenyum.

 

“Hihi, aku gemas” Sooyoung mencubit pipi Kyuhyun dengan jahilnya

 

“Yaaaa! Choi Sooyoung! Sakit!” Sooyoung cekikikan sendiri melihat Kyuhyun dengan tampangnya yang sekarang. Karena Sooyoung tak kunjung melepaskannya, Kyuhyun mencubit pipi chubby Sooyoung juga. Mereka pun tertawa bersama.

 

***

 

Kyuhyun keluar dari kamar rumahsakit Sooyoung. Ada acara TV yang harus ia datangi, jadi ia tak bisa menemani Sooyoung terapi pada jam 3 sore.

 

“Huft..” Kyuhyun menghela nafas nya panjang

 

Ddrrtt.. Drrtt..

 

“Eoh? Nomor siapa ini? Ya? Yoboseyo?”

 

“Kyuhyun ssi! Ini aku Park Shin Hye! Kau ada jadwal hari ini?”

 

“Eum, ada. Waeyo?”

 

“Selesai jam berapa? Aku mengundangmu makan malam di restoran dekat Namsan Tower! Jangan terlambat!”

 

“Eoh.. Ta.. tapi?”

 

“Aku menunggumu! Daa~”

 

PIP!

 

“Dasar yeoja keras kepala!” umpat Kyuhyun kesal. Bagaimana ini? Ia ingin sekali menemani Sooyoung malam ini, tapi malah ada undangan tidak jelas begini. Cish..

Kyuhyun akhirnya mengetikkan sms ke Yoona, agar ia menemani Sooyoung sampai Kyuhyun datang.

 

***

 

Tok! Tok!

 

“Yah, masuk-” seru Sooyoung saat ia juga selesai terapi

 

“Annyeonghaseyo~”

 

“Siapa?”

 

“Bukannya kau sudah bisa melihat? Kenapa masih bertanya aku siapa?”

 

“Oh, mianhae. Mendekatlah. Pandanganku masih belum sempurna”

 

“Jika aku mendekat apa kau akan mengenaliku?”

 

“Eumh, semoga saja”

 

“Kau milikku Sooyoung ah!”

 

“Mwo?!”

-TBC-

Ini setengah hot kan konflik nya? *plakk

Kali ini Kyuhyun akan berpaling atau tidak? Putus atau tidak? Kkk~ bagi yg nggak tau Park Shin Hye, nih aku pinjem dia buat OC disini gpp dong yah ? ^^

park-shin-hye

wkwk~ next nya ditunggu ya 🙂 gomawo *bow

Advertisements

4 thoughts on “[SERIES] Love In Autumn (Part. 4)

  1. shin hye ni gangguin kyuyoung ja bkannya dia sdah pnya pcar 😐
    please jgn smpai kyuyoungnya ptus, aku ngga mau 😦
    soo kan bru operasi msa lngsung psah 😐
    btw, siapa yg ngirimin soo bnga? kris oppa ya?
    update soon please 😀

  2. heish smoga shin hye eonni gak suka sama kyu apalagi mau mndptkan kyuu.. inget udh pnya minho tuh…
    kyuhyun akan memilih memutuskan syoo kah? hah bginilah nasib mnjd idol hrs rela kehidupan pribadinya diganggu… smoga kyu gak berpaling ke siapa2 hnya syoo aja utk kyu..
    itu siapa yg ngunjugin syoo dan bilang kau milikku sooyoung ah.. kriskah?
    ayoo next part ditunggu jgn buat syoo mnderita lagi ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s